(artikel 41-45 dari total 57 artikel)
Masker Anti JerawatMinggu, 11 Desember 2011 09:00
WANITA paling anti jerawat. Tapi bagaimana jika bakteri yang dapat merusak permukaan kulit wajah itu betah di wajah.
Ternyata ada masker jel (jell mask) atau masker kaca yang khusus untuk membasmi bakteri yang menyebabkan jerawat serta membersihkan kuman-kuman jerawat yang berkembang. Dengan masker bening ini, wajah menjadi bersih sempurna karena mampu mengangkat semua sel-sel kulit mati dan kekusaman kulit.
Selain itu, saat dipakai di wajah, masker akan memberikan rasa dingin sehingga kulit wajah terasa segar. Melembabkan karena asupan mineral yang membuat kulit wajah kenyal. Masker juga mengandung vitamin C.
Istimewanya masker ini, karena bisa dikenakan pada semua jenis kulit. Baik kulit kering atau berminyak.
“Itulah yang membedakan jell mask dengan clay mask. Clay mask pada saat dikenakan, memang awalnya dingin, tapi lama kelamaan menjadi panas. Tapi jell mask ini mendinginkan dan melembabkan karena kandungan vitamin C dan mineralnya,” terang pemilik "W" DoubleYou, RR Widisari Djojodiningrat.
Widisari menjelaskan, pada saat akan menggunakan masker jel ini, wajah akan dibersihkan terlebih dahulu menggunakan cream pembersih, kemudian toner untuk menyegarkan wajah. Setelah itu, permukaan kulit wajah akan di scrubing. Pada proses scrubing ini, bisa menggunakan butiran granule peeling/scrub peeling atau berupa chemical peeling berbentuk enzyme peeling.
Chemical ini bekerja otomatis untuk mengangkat sel-sel kulit mati. Setelah itu dibersihkan kembali untuk kemudian proses pemakaian masker.
“Sebenarnya setelah proses scrubing, bisa di massage untuk merilekkan syaraf-syaraf wajah. Setelah itu baru dikenakan maskernya,” jelasnya.
Ia menambahkan, maskel jel selain mengandung vitamin A, juga memiliki komponen Citrid Acid dan mengandung Zinc Oksida yang memiliki fungsi sebagai anti septic sehingga kuman penyebab jerawat tidak berkembang. (rm-4/waz)
Sumber: Samarinda Pos Online
| Perawatan Menggunakan PSPMengencangkan, Mengurangi Kerutan serta Menenangkan Tubuh Minggu, 27 November 2011 10:35
LEMAK di tubuh bertambah sekitar 3-5 cm/tahun. Kesalahan dalam pemakaian pakaian, merupakan salah satu yang menyebabkan bentuk tubuh menjadi tidak ideal. Karena itu, perubahan bentuk tubuh akibat penumpukan lemak yang berlebihan tidak bisa dibiarkan begitu saja.
Di W Double You, (salon, spa, skin and body care) menyediakan satu perawatan atau treatment untuk mengatasi hal tersebut. Yakni dengan melakukan perawatan tubuh menggunakan Photophoresis Electro Skin Phorations (PSP).
Dengan menggunakan alat ini merupakan harmonisasi dari electrophorations dan photophoresis yang akan menghasilkan satu kesatuan perawatan tubuh keseluruhan. PSP ini memiliki crown handle yang akan mengalirkan electrophorasis dan photoporasis dalam tiga warna yaitu red light untuk subcutan dermal (lapisan dermis dan epidermis, pada kulit tubuh dan wajah) yang bertujuan mencerahkan, anti aging, mengurangi kerutan bagian dalam serta menenangkan.
Untuk perawatan tubuh, PSP ini sangat luar biasa karena setiap handle crownnya di koneksikan langsung ke produk khusus dengan roll on dimana lotion/cairan produk dialirkan langsung ke permukaan badan. Dengan elektro dan photoporesis produk langsung diserap dan bekerja sesuai problem pasien.
"Misalkan pasien yang obesitas dan terjadi penumpukan lemak di beberapa bagian tubuhnya seperti perut, paha, lengan atas, maka perawatan yang digunakan adalah lipophoration active yang langsung menghancurkan lemak," jelas pemilik W Double You, RA Widisari Djojodiningrat kepada Sapos.
Menurutnya, alat ini juga untuk menghilangkan stretch mark dan cellulite yang membandel pada tubuh dengan menggunakan lia active dan cellulite body treatment sehingga permukaan tubuh menjadi halus dan kencang.
Selain itu juga dapat digunakan untuk pembentukan tubuh menggunakan tone active yang dapat membantu mengencangkan dan memadatkan otot-otot tubuh serta membentuk, mengencangkan payudara dan bokong.
"Selain otot-otot menjadi kencang, juga dengan perawatan ini sekaligus dapat menghambat penuaan dini pada kulit seperti mengurangi kerutan-kerutan dan oedema/kantung yang berisi retini cairan," terangnya.
"Treatment dengan alat ini aman dan membuat pasien nyaman karena gelombang electrophorasis memiliki modul frekuensi level yang dapat diatur sesuai kondisi pasien sehingga pasien merasa seperti dipijat dan sinarnya mengaktifkan serta menyamankan syaraf kulit dan otot pasien," tambahnya. (rm-4/nin)
Sumber: Samarinda Pos Online
| Cegah Penuaan DiniMinggu, 20 November 2011 09:00
PERAWATAN wajah merupakan satu perawatan yang penting. Bukan saja karena wajah merupakan bagian yang paling sering terlihat, tapi karena kulit wajah adalah bagian paling sensitif dibandingkan kulit yang lain.
Tak sedikit wanita yang rela merogoh kocek dalam-dalam hanya untuk menyempurnakan penampilannya. Photophoresis System Polar (PSP) adalah alat untuk treatment atau perawatan yang dapat mencegah penuaan dini. Maksudnya penuaan dini adalah dimana manusia yang mencapai usia tertentu atau belum terlalu tua tapi sudah mengalami kerusakan kulit.
Alat treatment yang diproduksi Spanyol ini berfungsi meregenerasi sel-sel kulit tidak sehat. Alhasil akan dapat melembabkan kulit tapi tidak membuat berminyak, kulit menjadi lembut, kenyal dengan struktur kulit wajah elastis dan bening.
Di Samarinda, mungkin alat treatment ini masih jarang ditemui di salon-salon perawatan, tapi peminatnya cukup banyak.
Widisari, pemilik salon perawatan mengakui, alat PSP memang mencegah penuaan dini. Photophoresis System Polar ini sangat bagus untuk sifat atau karaterisitik kulit sensitif. Karena, kulit ada beberapa jenis di antaranya normal, berminyak, cendering kering, atau kering.
"Alat ini cocok untuk semua jenis kulit. Setiap handle (alatnya) diberi scrub rol on yang disambung arus gelombang elektro phoresis dari alat PSP ini yang mengalirkan aliran elektro porasis dan sinar yang bisa diganti beberapa macam produk. Sesuai kebutuhan kulit," jelasnya.
Ia menjelaskan, misalkan ada pasiennya yang kulitnya hiper pigmentasi atau plek, untuk treatmentnya digunakan scrub dan produk rol onnya untuk hiper pigmentasi tapi handlenya atau scrubnya tetap. (linda)
| Widisari dan Rina Barito Kompak PrihatinSenin, 12 September 2011 09:00
SAMA halnya dengan yang dikatakan Puji Syaharie Jaang, Ketua KONI Kota Samarinda, Rina Barito dan Pengusaha Wanita, Widisari juga menganggap penderita gizi buruk, Fita Rosalina karena kurangnya ketidakmengertian ibunya untuk memberikan pola makanan bergizi keapda sang anak.
Menurut Rina Barito, pemerintah harus serius menangani masalah ini. Lebih sering memberikan penyuluhan ke masyarakat. Melalui kecamatan dan kelurahan dan posyandu RT setempat, bisa dilakukan penyuluhan agar ibu-ibu khususnya ibu muda bisa mengerti pemberian gizi terhadap anak hingga usianya mencukupi.
"Banyak ibu-ibu berpikir, yang penting anaknya kenyang. Tapi tidak memikirkan makanan bergizi atau tidak. Itu perlunya penyuluhan," ujarnya.
Widisari yang ditemui ditempat berbeda juga mengatakan hal sama. Pemikiran dan pola kebiasaan serta kurangnya pengetahuan membuat ibu si anak menjadi tidak mengerti anaknya kekurangan asupan gizi.
"Ada yang namanya kecenderungan mengatakan bahwa anak itu asal hidup saja, tapi tidak berpikir anak harus sehat, pintar. Mungkin yang penting bisa hidup. tapi nggak tau keperluan makan sang anak," terang Widisari yang ditemui kemarin.
Menurutnya, kalau ibu Fita mengatakan, anaknya sulit makan dan tidak mau minum susu, seharusnya selaku orangtua berpikir bagaimana membuatkan makanan yang menarik.
"Makanan bergizi tidak harus mahal. Tempe dan tahu yang proteinnya sangat tinggi sangat baik dikonsumsi anak, yang harus dibekali untuk kecukupan gizi anak. Saya prihatin dengan keadaan Fita, semoga bisa ditangani dan tumbuh menjadi anak sehat," pungkasnya. (rm-4/waz)
Sumber: Samarinda Pos
| Dihadiahi Lima Lagu Pop oleh GubernurMenggandeng Widisari WO, Habiskan Dana Ratusan Juta Senin, 13 Juni 2011 08:10
PERNIKAHAN adalah sebuah janji sakral, untuk menuju kehidupan baru yang lebih dewasa. Dua insan bersumpah untuk pasangan yang menjadi pilihannya. Berjanji saling setia sampai ajal memisahkan, berikrar saling memiliki tanpa ada cinta yang kedua, yang ketiga, dan cinta lainnya.
Seakan tak ingin melewatkan detik demi detik melepas masa bujang, kedua mempelai mengadakan syukuran besar-besaran atau yang lebih dikenal dengan pesta pernikahan. Karena pesta perhikahan begitu istimewa, dihadiri ratusan bahkan ribuan tamu undangan. Memberi restu pernikahan dan ikut berbahagia bersama.
Selalu ada tawa, haru, rindu juga air mata saat akad nikah dibacakan. Tapi statkala duduk bersanding dipelaminan, pernikahan itu terasa begitu indah. Terlebih jika digelar dengan mewah dan menghabiskan dana ratusan juta, bukan hanya tawa bahagia saja yang terasa, tapi juga rasa bahagia di tengah meriahnya pesta.
Seperti pernikahan mewah milik Luly Anita Pratika dan anggi Jingga, sepasang pengantin baru yang memiliki pesta pernikahan termewah bulan ini. Awalnya keduanya dipertemukan pada Ospek Universitas beberapa tahun lalu di UNPAD Bandung, hingga saling jatuh cinta dan berakhir di pelaminan. Luly adalah dara asli Samarinda, putri dari pasangan Lukman Suharya, seorang pengusaha kelapa sawit juga hewan ternak di Samarinda, dengan Rosally John, pegawai Dispenda Kaltim.
Diakuinya sebagai perempuan yang lahir dalam kentalan darah kota Tepian, ia sangat bangga bisa menggaet laki-laki Sunda yang cakep juga baik hati. Meski perbedaan budaya ada diantara keduanya, namun cinta kasih menjadi jalan menuju rumah tangga dan diikat dalam janji saling setia.
“Saya bangga juga bahagia, karena cita-cita kedua orangtua saya sudah terlaksana, saya menikah dengan pinangan laki-laki yang saya cintai. Terlebih dia juga tak keberatan untuk ikut serta membahagiakan ayah bunda saya,” terang perempuan kelahiran Samarinda 19 Oktober 1986.
Mereka melangsungkan pernikahan pada tanggal 11 Juni 2011 di Ballroom hotel Golden samarinda, yang langsung dipercayakan pada WO Widisari sekaligus riasan W Double Yaou Shalon n Spa, milik RA Widisari Djojodiningrat. Mereka mengakhiri masa lajang dengan penuh kegembiraan, pasalnya pesta pernikahan mereka begitu mewah dan menghabiskan dana ratusan juta rupiah.
Hotel tempat mereka menikah ini dihias total dengan nuansa kolaborasi adat Banjar modern bercampur gaya Eropha klasik. Suasana semakin marak dengan tamu undangan yang datang tatkala member restu, mereka hadir dari berbagai kalangan yakni entertain, pengusaha juga pejabat.
Tak terkecuali Walikota, wakil Walikota, Gubernur dan wakilnya, kesemua pejabat itu hadir dengan istri-istri mereka. Namun yang menjadi momen paling special, saat Gubernur Kaltim Awang Farouk bersedia menyumbangkan suaranya untuk menyanyikan 5 lagu sekaligus.
Busana adat banjar yang digunakan Luly dan jingga didesain 4 warna yakni hijau, orange, emas dan merah metalik. Rangkaian busana itu bertabur lebih dari 1400 kristal Swarovski dan terbuat dari bahan tile yang diimpor dari Perancis. Harganya 60 juta rupiah dan didesain oleh Devina santi yang baru-baru ini merangkai busana pengantin milik artis Irwansyah dan Zaskia Sungkar di Jakarta.
Tak hanya itu, melati yang digunakan Luly adalah melati hidup. Widisari selaku pemilik WO dan periasnya terjun langsung menangani riasan wajah Luly. Dikatakannya semua yang digunakan Luly adalah perlengkapan pernikahan yang asli, seperti melatinya harus hidup sebagai lambang kesejukan hati, wangi tubuh, keindahan alam, juga pribadi ayu si pemakainya.
Sebelumnya Luly dan Anggi melangsungkan proses ijab kabul sehari sebelum pesta pernikahan di gelar, selesai sekitar pukul 11.35 WIB, berlangsung mulus dan cepat. Anggi, si perjaka tampan asal Garut itu lancar menjawab wali nikah yang bertanya kesiapannya menafkahi Luly lahir batin. Begitu kental suasana haru saat itu, terlebih saat Luly tak kuasa menahan linangan airmatanya dan mencium tangan sang suami.
Luly yang masih berusia 25 tahun itu memutuskan menikah belia dengan Anggi karena memang usia pernikahan mereka sudah berjalan lama, agar tak ada anggapan kalau mereka terjebak dalam pacaran ala anak muda sekarang yang salah. Setelah berakhirnya pesta pernikahan ini, akan ada satu pesta lagi yang tak kalah meriah dengan pesta sebelumnya. Namun kali ini dirayakan di Garut tempat kelahiran jingga, dalam waktu dekat.(*/yov)
Sumber: Kaltimpost
|
|