(artikel 21-25 dari total 27 artikel)
Jalani dengan HatiSenin, 30 Desember 2013 13:23
BERAWAL dari kecintaannya dengan perawatan tubuh dan kecantikan sejak masih remaja, membuat wanita cantik bernama Widisari Djojodiningrat ini memilih terjun kedalam bisnis klinik estetika.
Berkat kerja keras, keuletan dan kepintarannya dalam melihat berbagai peluang yang ada, membuat bisnis yang dirintisnya dari nol tersebut kini berkembang pesat. “Kuncinya, jalani bisnis dengan hati. Bukan hanya sekadar mengejar materi namun juga menjaga kepercayaan klien, sekaligus kepuasan kepada diri sendiri,” paparnya.
Kecantikan dan perawatan tubuh bukan hal yang baru lagi baginya, maklum saja dibesarkan di lingkungan keluarga besar keraton, membuat dirinya sudah akrab dengan kedua hal tersebut. “Dari eyang-eyang memang sudah diajarkan kebiasaan merawat tubuh dan kulit sejak kecil,” paparnya. Tidak hanya belajar merawat tubuh dan kecantikan se cara turun temurun, wanita 37 tahun tersebut juga belajar secara formal mengenai estetika di Yogyakarta dan Semarang.
Wanita bernama lengkap Hj RA Dwi Rahayu Widisari Djojodiningrat SE Dpl CIBTAC ini juga belajar tentang tata rias, khususnya pengantin.
“Bahkan banyak yang bilang, saya berbakat di bi dang tata rias atau pun kecantikan,” ujarnya.
Kiprah bisnisnya dimulai tahun 2000, saat dirinya pindah ke Kalimatan Timur, tepatnya di Samarinda. “Awalnya saya mendirikanWidisari Wedding & Decoration, seiring waktu respon dari masyarakat sangat bagus,” paparnya. Para pengguna jasanya pun tidak hanya dari kalangan masyarakat biasa, namun juga para pejabat.
Salah satunya Bupati Tenggarong kala itu yang memintanya untuk menangani pernikahan putrinya. Penggemar traveling ini lalu membentuk UD Widisari di tahun 2001.
Tampil Cantik
Seiring dengan semakin berkembangnya usaha yang dijalankannya, disisi lain wanita yang akrab dipanggil Bunda ini merasa ada satu yang kurang. “Saya melihat kenapa kok para wanita tampil cantik saat mau menikah, kenapa tidak selalu setiap hari tampil cantik,” paparnya.
Tekadnya kian kuat, hingga akhirnya dirinya mendirikan W Double You di Samarinda yang bergerak bidang Beauty & Medical Care, Skin & Bodycare, SPA, Salon, dan Reflexy. Demi profesionalisme, Widisari menempuh pendidikan di CIBTAC (Confederation Of International Beauty Therapy & Cosmetology) International - London pada tahun 2010.
‘’Sewaktu menempuh pendidika saya sempat mau mundur karena minder dengan teman-teman di sekolah yang mayoritas berprofesi sebagai dokter. Sedangkan saya berlatar pendidikan sarjana ekonomi.’’ terangnya.
Namun, hal itu justru membuatnya belajar ekstrakeras untuk mengejar teman-teman. Tiap hari di sekolah ia fokuskan dengan membaca buku tentang anatomi tubuh dan estetika.
Malah hal itu menjadi keasyikan tersendiri hingga wanita berhidung mancung ini berhasil lulus dengan predikat lulusan terbaik.
Dengan bekal itulah ia meraup kesuksesan dari bisnis W Double You di Kalimantan Timur. Ia kemudian membangun bisnis tersebut di lima kota dari Samarinda, Jakarta, Bali, Singapura dan tahun 2012 Widisari berekspansi membuka W Double You di Jalan Sriwijaya 38C-38D Semarang
“Tidak ada yang namanya bawahan dan atasan, yang ada semua patner kerja dalam sebuah keluarga besar,” terangnya..
Bahkan, sering kali dirinya mengajak para karyawan untuk berlibur bersama. “Seperti beberapa waktu lalu, seluruh karya wan yang di Semarang saya ajak berlibur ke Samarinda, jalan-jalan sembari mengunjungi W Double
You yang ada disana,” jelasnya.
Selain terus mengembangkan W Double You, Widisari juga tengah memperluas bisnisnya dibidang properti. Usaha kos-kosan dirintisnya di daerah Tembalang dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang tidak kalah dengan
hotel berbintang.
”Ketika ada orang tua yang hendak mencari tempat tinggal atau kos buat anaknya, tidak hanya sekadar tinggal dan menginap disana namun seolah-olah mereka menitipkan anak mereka kepada keluarga sendiri,” pungkasnya.
rix-rth
Sumber: Wawasan
| Tiada Hari Tanpa Sayur Bayam dan Air Putih HangatSenin, 30 Desember 2013 10:52
PERNAH menonton film animasi Popeye yang gemar memakan bayam agar bisa lebih kuat? Atau pernah membaca artikel yang menyebutkan artis seperti Beyonce atau Shakira ternyata penggemar berat bayam? Ya, sayuran berdaun hijau yang dalam bahasa Persia berarti tangan hijau, merupakan salah satu sayuran terbaik. Sayuran ini memiliki banyak manfaat kesehatan dan nilai gizi.Bayam juga kaya akan berbagai macam vitamin dan mineral, yakni vitamin A, vitamin C, niasin, thiamin, fosfor, riboflavin, natrium, kalium dan magnesium.
Selain itu, bayam juga me ngandung antioksidan esensial dan fitokimia yang membantu melindungi tubuh terhadap berbagai penyakit seperti melawan sel kanker, sumber anti-inflamasi, menurunkan tekanan darah tinggi, mencegah osteoporosis hingga mencegah diabetes.
Berbagai manfaat dari sayur bayam ini rupanya disadari benar oleh Widisari. Dirinya bahkan tiada hari tanpa bayam.”Bagi saya , pokoknya harus ada sayur bayam. Minimal sehari sekali. Jadi kalau di rumah, diantara jenis masakan yang lain pasti ada bayam,”paparnya, sembari tersenyum. Kebiasaannya mengkonsumsi bayam diakuinya berasal dari sang bunda. Sewaktu kecil
dirinya sering sekali diminta makan sayur bayam. “Waktu itu tidak suka, namun kok lama-lama jadi menu favorit yang harus ada,” jelasnya lagi. Dirinya mengaku banyak manfaat yang didapat dari mengkonsumsinya. “Badan jadi lebih sehat, pencernaan jadi lebih lancar selain itu juga membantu elastisitas kulit, jadi terlihat kencang dan lebih segar,” paparnya sembari memberi contoh.
Tidak mengherankan kalau bayam ibarat sudah menjadi menu wajib yang harus ada. Bahkan saat dirinya sedang diluar kota atau bahkan diluar negeri. “Pernah suatu waktu saya sedang ada kesibukan diluar kota, mencari penjual sayur bayam susah. Akhirnya saya beli satu ikat sayur bayam di supermarket, cuma saya rebus setelah itu lalu saya konsumsi,”terangnya sembari tertawa.
Selain bayam, satu lagi yang menjadi kebiasaannya sehari-hari yakni minum air putih hangat. Jika disuatu siang udara sedang panas-panasnya dan akan terasa nikmat jika minum segelas air dingin, wanita cantik ini akan tetap memilih air putih hangat.
“Air es tidak begitu bagus buat kesehatan. Jadi biar cuaca sedang panas, saya tetap memilih air putih hangat,” terangnya. Menurut Widisari, air putih akan meningkatkan energi padaa saat mengalami kelelahan saat beraktivitas apapun juga. Selain itu juga bisa membantu membuang racun-racun yang ada dalam tubuh anda melalui urine yang dikeluarkan. “ Air putih juga bermanfaat untuk menjaga berat badan.Ini dikarenakan air putih mampu menahan nafsu makan yang berlebihan. Jadi bagi yang yang mengalami masalah berat badan, minum air putih dapat menjadi solusi yang terbaik,” terangnya.
Tidak hanya itu, masih ada beberapa manfaat lainnya seperti mampu membuat kulit kita lebih segar dan terlihat bugar setiap hari. Sehingga terlihat selalu tampak awet muda dan terhindar dari kulit kusam.
rix-rth
Sumber: Wawasan
| Senyum Bahagia WidisariMinggu, 11 Agustus 2013 10:09
DIA seorang perempuan cerdas, mandiri, pekerja keras, dan punya intuisi bisnis yang jitu.
Siapa sangka, di balik paras ayu dan penampilannya yang feminim, Widisari mengelola bisnisnya dari nol hingga menggurita dan mengantarkannya ke puncak kesuksesan
Kini, di usianya yang menginjak 37 tahun, Widisari telah menikmati jerih payah dari bisnis yang dbangunnya. Pemilik nama lengkap Hj RA Dwi Rahayu Widisari Djojodiningrat SE Dpl CIBTAC itu memiliki bisnis di berbagai bidang, seperti kecantikan, keuangan, wedding organizer, percetakan, kelapa sawit, batu bara, serta properti. Namun, dari sekian jenis bisnis yang dia geluti, Widisari paling mencintai bisnis kecantikan.
Ya, terlahir sebagai perempuan berparas ayu, bungsu dari dua bersaudara itu sadar kecantikan adalah anugerah yang selayaknya dirawat keindahannya. Dia bertekad, semua perempuan hendaknya tampil cantik, demi kesenangan diri sendiri, tak semata untuk menyenangkan pandangan lawan jenis.
Ketertarikannya pada dunia wanita, membuat istri dari HKRT Aminudin BSC itu menekuni bisnis kecantikan. Berawal dari keikutsertaan dalam sebuah pendidikan merias di Semarang dan Solo saat masih kuliah, Widisari mulai terampil mempercantik perempuan dengan riasan. “Waktu itu saya sering diminta untuk merias anggota keluarga yang punya gawe. Banyak yang suka dengan riasan saya, mereka bilang saya berbakat,” ujar perempuan berkulit putih tersebut.
Takdir seolah mendukung keinginan Widisari mempercantik para perempuan. Pada usia 23 tahun, dia dipinang oleh seorang pria asal Kalimantan Timur. Di sana, kiprah bisnisnya bermula. “Usaha saya dimulai pada 2001, saya mendirikan UD Widisari yang bergerak di bidang Wedding Organizer & Bridal. Saya seperti mengalami titik balik, dipercaya oleh Bupati Tenggarong untuk menangani pernikahan putrinya,” kenang Widisari.
Hasil kerja yang prima serta sepenuh hati, menjadikan bisnis pertama Widisari langsung meroket. “Saya ingin membuat perempuan cantik secara permanen. Kalau make-up kan hanya temporer. Kemudian saya ingin memperluas bisnis kecantikan saya,” sambungnya.
Tekad Widisari menekuni bisnis kecantikan pun segera dia wujudkan dengan mendirikan W Double You di Samarinda, yang bergerak di bidang beauty and medical care, skin and bodycare, Spa, salon, dan reflexy.
Belajar Ekstrakeras
Demi profesionalisme, Widisari menempuh pendidikan di Confederation Of International Beauty Therapy & Cosmetology (CIBTAC) International London pada 2010.
“Sewaktu menempuh pendidikan di CIBTAC, saya sempat mau mundur karena minder dengan teman-teman di sekolah yang mayoritas berprofesi sebagai dokter. Sementara saya berlatar pendidikan sarjana ekonomi.” Namun, mimpi besarnya tak akan tumbang begitu saja. Widisari segera bangkit dan belajar ekstrakeras.
Kesuksesan bisnis W Double You di Kalimantan Timur, membuat mimpi Widisari kian membesar. Dia ingin membangun bisnis tersebut di lima kota, yaitu Semarang, Samarinda, Jakarta, Bali, dan Singapura. Pada 2012 silam, Widisari akhirnya berekspansi ke Semarang, membuka W Double You di Jl Sriwijaya No 38C-38D Semarang.
Belum lama berdiri di Semarang, klinik estetika miliknya sudah menjadi langganan beberapa artis ibu kota. Hal ini membuktikan totalitas yang dia lakoni tidak sia-sia. Kini, wajar rasanya jika senyum bahagia senantiasa menghiasi paras Widisari. (75)
Oleh Miftahun Nikmah
Sumber: Suara Merdeka Cetak
| Hidup Sehat Bikin Awet MudaMinggu, 11 Agustus 2013 10:09
Banyak hal yang bisa diteladani dari pribadi Widisari Djojodiningrat. Mulai dari keuletan dan kerja keras dia menggapai impian, inovasi tiada henti, pola hidup sehat, hingga ranah spiritualitas perempuan berusia 37 tahun itu.
Meski sudah sukses bergelimang harta, Widisari tak lupa senantiasa bersujud pada Sang Pencipta. Sebagai seorang muslimah, dia pun sudah melengkapi kelima rukun Islam. Ditambah lagi dengan berbagai kegiatan amal yang rutin dia lakukan. Tak hanya itu, pada bulan Ramadan tahun ini, Widisari pun menambah investasi amalnya dengan membeli sebuah tanah untuk dibangun menjadi masjid di sekitar kediamannya di Bukit Wahid, Semarang.
“Sejak kecil, Papa saya berpesan bahwa ada hak orang lain di sebagian harta milik saya. Ketika saya ikhlas menyedekahkan sebagian rezeki, saya percaya Allah Swt akan menggantinya dengan nikmat yang luar biasa,” papar perempuan yang biasa dipanggil dengan sebutan Bunda itu.
Kendati menjadi bos di perusahaan yang dipimpinnya, Widisari tetap memegang teguh prinsip kekeluargaan pada seluruh karyawan. Itu pula yang dia sebut sebagai kunci sukses menjadi pengusaha perempuan.
“Sebagai owner/pemilik, saya usahakan bisa mengerjakan semua bagian dengan tangan saya sendiri. Saya bisa jadi manajer, tenaga ahli, marketing, bahkan cleaning service sekalipun,” imbuh dia, bersemangat.
Mengapa seorang owner perlu menguasai seluruh bagian di perusahaan? Menurut Widisari, agar bisa merasakan apa yang dirasakan oleh karyawannya, sehingga dia bisa menghargai seluruh pekerjaan mereka, sekecil apa pun itu.
Rajin Olahraga
Berbincang dengan Widisari, pasti tak lepas dari ketertarikannya dengan dunia kecantikan. Di usianya yang sudah menginjak 37 tahun, dia tampak 10 tahun lebih muda dari usianya. Sembari tersenyum, Widisari berbagi tips hidup sehat dan awet muda ala ibu dari dua orang putra tersebut. “Syaratnya, pikiran harus positif. Juga pola hidup sehat dengan memperbanyak
konsumsi air putih dan sayuran. Setiap hari saya meminum minimal tiga liter air putih hangat, dan juga memakan satu ikat sayur bayam.”
Tentu saja, agar berat badannya tetap ideal, Widisari tak lupa rajin berolahraga treadmill minimal satu jam setiap hari. (75)
Oleh Miftahun Nikmah
Sumber: Suara Merdeka Cetak
| Tokoh-tokoh Berpotensi Kembali Raih Penghargaan Anugerah Prestasi InsaniSenin, 1 April 2013 07:00
JAKARTA (watamerdeka.com) - Kendati masyarakat belakangan ini sering beranggapan, sudah terjadi korupsi dimana-mana, namun harus diakui, masih banyak diantaranya yang benar-benar menunjukkan pengabdiannya. Terb ukti, sejumlah pejabat daerah, aktivis kemasyarakatan maupun lingkungan, serta para pengusaha baik, mencatat prestasi dan pengabdiannya di berbagai bidang, namun seolah tertutup publikasi berita korupsi tadi.
Sebab itu, Lembaga Anugerah Prestasi Insani dengan tulus menjawab pertanyaan tersebut, melalui pantauan terhadap orang-orang berpotensi diberbagai daerah, yang memiliki nilai pengabdian dan berprestasi di bidang masing-masing, dalam kurun waktu tertentu.
Hal itu pula yang menjadi bagian dasar penilaian dari lembaga independen non profit dan non partisan ini, sekaligus melegitimasinya secara institusional.
Lembaga Anugerah Prestasi Insani sendiri, dibawah naungan Yayasan Anugerah Prestasi Insani, adalah lembaga khusus memantau, memonitor, mengkaji Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia.
Atas penilaian tersebut, maka Lembaga Anugerah Prestasi Insani menganugerahkan award dan sertificate bertinta emas, sebagai bentuk penghargaan, baik mereka sebagai pegawai negeri maupun swasta.
Untuk kesekian lalinya, Lembaga Anugerah Prestasi Insani menggelar prosesi penganugerahan award terhadap 33 orang terpilih, dari 53 tokoh yang terjaring sebelumnya.
Acara dilangsungkan di Kirana Ballroom, Kartika Chandra Hotel, Jakarta, Jum’at malam (17/02/2012) lalu, yang menganugerahkan 2 kategori award yaitu: ‘The Prominent Figure Of Indonesian Development Golden Award 2012’ dan ‘ASEAN Best Executive & Professional Award 2012’.
Adapun penerima anugerah prestasi untuk kategori ‘The Prominent Figure Of Indonesian Development Golden Award 2012’ adalah:
1. Izak Randi Hikoyabi, SE (Ketua KPUD Kabupaten Jayapura - Propinsi Papua)
2. Ir. H. Husnuddin Achsyid, MM (Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Propinsi Nusa Tenggara Barat)
3. Ir. H. Agus Husni, M.Pd (Ketua Sekolah Tinggi Teknologi “Sinar Husni” Medan – Propinsi Sumatera Utara)
4. Drs. Amrin Tanjung, M.Pd (Direktur Poltekes Siteba Padang – Propinsi Sumatera Barat)
5. Bapak DR. H. Syahriani, M.Si (Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru – Propinsi Kalimantan Selatan)
6. Drs. Lalu Subaeda (Ketua Umum Asosiasi Kontraktor Listrik Daerah ( AKLIDA ) Propinsi Nusa Tenggara Barat)
7. Isnedi, S.Kom (Ketua Badan Legislatif DPRD Kabupaten Merangin – Propinsi Jambi)
8. Drs. Nuryanuwar, Apt.MM.M.Kes. MMR (Direktur RSUD Kota Padang Panjang – Propinsi Sumatera Barat)
9. Dra. Hj. Asnawati, M.AP (Pengusaha / Aktifis Sosial Samarinda – Propinsi Kalimantan Timur)
10. Hj. Susilawaty Arief (Ketua PERWARI / Ketua PERWOSI Kab. Kutai Kartanegara – Propinsi Kalimanta Timur)
11. Robert L. Gerung (Ketua DPRD Kabupaten Kapuas – Propinsi Kalimantan Tengah)
Sedangkan penerima penghargaan ASEAN Best Executive & Professional Award 2012 adalah:
1. Hj. R.A. Dwi Rahayu Widisari Djojodininggrat , SE, Dpl.CIBTAC (President Direktur PT. Widisari / President Direktur PT. W Double You Samarinda – Propinsi Kalimantan Timur)
2. Hj. Ait Bahagiawati , S.Pd (Ketua Yayasan Pendidikan Muslimat NU ( YPMNU ) Timika – Propinsi Papua)
3. Dr.Ir. Nirwan Sahiri, MP (Direktur Politeknik Palu - Sulawesi Tengah)
4. H.M. Nur Said Kasdiono (Komisaris Utama PT. Jasatama Widya Perkasa / Ketua KONI Propinsi Nusa Tenggara Barat)
5. Ir. Rosa Muhammad Thamrin Payapo (Sekretaris KPU Propinsi Papua Barat)
6. Anand Umar Adnan, SH, MH (Notaris – PPAT / Ketua Yayasan STIAP Kota Palu – Propinsi Sulawesi Tengah)
7. Hendra Santoso (General Manager SAGA MALL ( Saga Supermarket & Dept Store ) Jayapura – Propinsi Papua)
8. H. Suhaimi Birran, BA (Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh – Propinsi Sumatera Barat)
9. Purnama Ramadhan (Direktur PDAM Kabupaten Muna – Propinsi Sulawesi Tenggara)
10. Altikal L. Patulak, SE (Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Mimika – Propinsi Papua)
11. Drs. Asdar Ibrahim, M.Si (Kepala Kantor Perpustakaan, Arsip & Dokumentasi Kota Bontang – Kalimantan Timur)
12. Yacob Paisei, SH (Ketua Panwaslukada Kabupaten Jayapura – Propinsi Papua)
Penyerahan penghargaan diberikan langsung oleh Ketua Dewan Penasehat Lembaga Anugerah Prestasi Insani, Prof. DR. H.B Katili, MM, didampingi Chairman, Danny PH Siagian, SE, MBA, MM, dan Ketua Pelaksana, Moody J. Prang.
Sedangkan donasi terhadap sejumlah 15 orang anak-anak Sekolah Dasar dari kalangan tak mampu, diserahkan Yayasan Anugerah Prestasi Insani, oleh Prof. DR. HB Katili. Adapun donasi untuk anak-anak sekolah yang kurang mampu, berupa lelang pigura besar Daftar Para Penerima Award Februari 2012, diraih oleh Hj. R.A. Dwi Rahayu Widisari Djojodininggrat , SE, Dpl.CIBTAC dan H.M. Nur Said Kasdiono .
Sementara itu, ditempat yang sama, diserahkan pula penghargaan kepada sejumlah tokoh, dengan kategori berbeda, oleh Lembaga Citra Prestasi anak Bangsa.
Acara hiburan diisi artis lawas, Endang S Taurina, tarian daerah Aceh. Sedangn kan acara ini didukung oleh media cetak Harian Umum Swara Nasional Pos dan media on line, wartamerdeka.com. (DANS)
Sumber: Warta Merdeka
|
|